Menyenangi tumbuh tumbuhan terutama pohon besar di alam, paling benci dengan penebang pohon terutama pembalak liar karena berprinsip : jangankan kita menanam, menyirampun tidak namun kenapa berani menebangnya ?
Sesuai dengan hobbynya menyusuri alam, muncullah keinginan untuk memiliki pohon besar dirumahnya, namun karena pekarangan sempit maka setidaknya dia ingin memiliki pohon yang berkesan besar, dari sini lah mulai dia sukai bonsai.
Awal menyukai bonsai sekitar tahun 90an dimana buku dan majalah merupakan guru pertamanya, dari membaca mulailah mengkoleksi beberapa pohon bonsai sederhana dari jenis beringin, kupa landak dan ulmus.
Kepuasan atas rasa dia tingkatkan terus hingga menemukan sesuatu yang baginya memiliki keteduhan apabila bonsai dipadukan dalam nampan dengan alur cerita didalamnya, mulailah dia pelajari Penjing.
Saat ini Seni Penjing baginya sudah merupakan sesuatu yang dapat menghasilkan “orgasme psikhologis” kepuasan jiwa yang menghanyutkan karena 4 unsur utama kehidupan yaitu pohon, air, batu dan tanah dapat dipadukan secara harmoni dengan pendalaman jiwa, terciptalah sebuah penjing.
Saat ini aktif sebagai Ketua Kordinator Wilayah Rancaekek di dalam organisasi PPBI Cabang Bandung, seorang Trainer yang selalu setia sejak belajar hingga saat ini matang ialah Wawan seorang pemuda asal Desa Jatiroke Kecamatan Jatinangor Sumedang.
Setiap imajinasinya selalu dapat diterjemahkan dengan baik oleh Wawan, sehingga Wawan saat ini sudah memiliki kematangan dalam segi trainer bonsai yang belajar secara cepat dengan hasil yang mampu membuat decak kagum para penikmat bonsai.
Simbiosis mutualisme antara Lukman dengan Wawan telah menghasilkan beberapa karya yang dihargai dalam beberapa kontes Bonsai baik di lingkungan PPBI Cabang Bandung, Majalengka, Sumedang, Garut, Singaparna, Majalaya dan sebagainya.
Kesukaannya terhadap Bonsai dan Penjing telah menyeret seorang internet marketer untuk turut menikmati bonsai dan penjing secara utuh dan untuk lebih menyebar luaskan pengetahuan, pengalaman dan kegiatan bonsai dalam dunia maya.
Adalah Asep Hansipudin (Hans) yang dengan tekun membuat, mendesign dan selalu menyempurnakan blognya dengan alamat : bonsaibandung.blogspot.com
Hans memulai kesukaan pada pohon kerdil ini sejak lebih dari 10 tahun yg lalu, namun sempat terhenti karena kesibukan pekerjaan, dengan racun yang Lukman dan Wawan tuangkan dalam jiwanya Hans pun mulai membeli beberapa pohon bakalan bonsai untuk di bentuk dan diolah oleh Wawan Jatiroke hingga membentuk keindahan dengan memiliki kedalaman penjiwaan yang harmoni.






0 comments:
Post a Comment